Aisatsu

WELCOME TO MY BLOG, THANKS FOR VISIT ^_^

Sunday, February 15, 2015

Entahlah

Mungkin ini lanjutan dari postingan sebelumnya, setelah berakhirnya januari yang sial itu akhirnya datang juga februari yang tak kalah sialnya. Awal bulan saja sudah dibuat kewalahan dengan mata kuliah “maintenance and repair computer” yang harus penuhin job yang belum dimasukin, yang akhirnya membuat gua pulang malam dengan kata lain tidak bisa masuk kerja karena kecapean dari kampus.

Di tengah kesibukan yang entah dimana ujungnya ada teman saya yang pengen merepair laptopnya yang bermerek ASUS eee pc series seashell 1215t dengan otak amd, yang awalnya kalo dilihat cuma butuh install os ulang sih, awalnya berhasil tapi belum di aktivasi pake crack :v berhubungan saya gak punya cracknya jadi gua minta ke teman gua, dan setelah dipikir2 mending gua install lagi deh karena gak puas dengan versi os yang gua install pertama kali, tapi tiba2 gua gagal masuk di menu BIOS, tiap kali berusaha masuk ke BIOS selalu saja restart sendiri laptopnya, dan reboot sendiri itu berlanjut sampai masuk ke menu windows, setelah gua pikir2 mungkin ini laptop udah overheat karena gua naruhnya di atas kasur jadi gua buka laptopnya buat dibersihin fan di dalam, tapi tetep aja reboot sendiri, terus gua ganti pasta processor yang sebelumnya udah mengering kayak marmer kalek :v alhasil tetep aja reboot sendiri, dan yang parahnya lcd no display -_- temen gua pun gak bisa nanganinnya, katanya sih kena di processor, berhubung dia processornya nempel di mainboard jadi kayaknya harus direpair sekalian dengan MB nya.

Kan gak enak balikin laptopnya dengan keadaan seperti itu, mungkin sudah umurnya tu laptop rusak tapi tetep aja gak enak balikin dengan keadaan seperti itu, dan jalan terakhir gua bawa ke tempat repair komputer ter menstrim di manado (baca: IT Center Manado)

Dan konter pertama yang gua kunjungi katanya ni laptop harus ganti mainboard, dan harganya sampe 1.500.000 satuan rupiah, dan tentu saja saya tidak bias menyanggupinya xD, jadi gua bawa ke konter sebelahnya dengan penjelasan yang berbeda katanya ini rusaknya di bagian chipsetnya, dan duit yang harus dikeluarkan untuk merepairnya kena 850an rebu, tanpa pikir panjang langsung saya iyakan, dan setelah dipikir2 lagi gua dapet duit dari mana sebanyak gitu? -_-

Duit segitu cuma bisa gua dapatkan di akhir bulan (baca: gajian), tapi nasi udah jadi bubur, kita lihat saja bagaimana kelanjutan dari kisah gua yang menyedihkan ini

Mudah2an yang baca postingan gua berbaik hati buat donasiin 500rb lebih juga bisa ^^
(Yang serius komen di bawah ya, nanti gua kasih no rekeningnya :v)
Wkwkwk

Wednesday, January 21, 2015

January Worst

Mungkin ini adalah bulan Januari yang paling buruk dalam kehidupan saya, sejak awal tahun masalah datang silih berganti. Berawal dari liburan yang berakhir dengan cepat yang membuat saya harus masuk kampus tanggal 5 Januari, sementara di kampus lain masuk kuliah bulan Februari -_-
Sejak kejadian itu musuh dewi fortune mulai berdatangan Ψ(`▽´)Ψ

Hutang tugas di tahun 2014 akhirnya mulai ditagih dosen
Belum lagi sempat berantem sama koibito
Dan yang menyebalkan lagi hutang tugas belum dilunasi sudah datang tugas yang baru Σ(-`Д´-ノ;)ノ
Ditambah lagi beban kerja yang berat membuat saya kecapean dan akhirnya jadi jarang masuk kampus, kalaupun masuk palingan tidur di kelas

Perlahan saya mulai melunasi hutang2 tugas tersebut, mulai dari switch and routing yang menggunakan aplikasi cisco tracer hingga tugas database
Saat pengirimanpun signal mulai menjadi musuh, udah sampe puluhan kali attach file tetap aja failed
Sampai akhirnya modem mama membantu saya

Dan pada tanggal  17 Agustus, eh maaf 17 Januari maksudnya xD kejadian yang tidak pernah saya impikan terjadi dalam kehidupan saya, yaitu terlibat dalam tindakan kriminal
Berhubung saya kerja di perusahaan airlines jadi masalah kali ini berhubungan dengan penumpang, dan yang parahnya penumpang itu adalah penumpang internasional yang berasal dari Jerman
Kasusnya adalah kehilangan handphone yang hilang pada 16 Januari, karena gua duty pada shift saat kehilangan handphone jadi saya termasuk orang yang disangka dan harus diinterogasi

Dan jujur saja saya gak suka kelakuan polisi tersebut, polisinya sudah mulai kasar ketika proses interogasi, saya didorong secara kasar, bahkan teman saya ditampar sekali dengan keras
Pikir saya dalam hati ini sebenarnya interogasi atau apaan sih, kita kan dipanggil sebagai saksi yang ada di tkp bukan sebagai pelaku
Semua ini gara2 si turis itu yang mengancam akan menuntut sampai di dubes
Tapi sudahlah, anggap saja ini sebagai pengalaman berharga へ(゜∇、°)へ

Terima kasih sudah membaca blog saya xD